Taqabalallahu Minna Wa Minkum
Thursday, October 26th, 2006Makassar, 26 Oktober 2006 / 4 Syawal 1427 H
Well…Ketemu lagi nich…
Taqabalallahu Minna Wa Minkum….
Setelah sebulan menjalankan Ibdah Puasa 1427 H..Hari Raya Idul Fitri telah datang….Mudah2an semua amalan Di Ramadhan ini mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas derajat keshalehan diri ini…
Ramadhan di kampung orang nich…..tapi semuanya nda berbeda kok dengan lebaran di kampung sendiri…karena Takbirannya pun rasanya sama…bedanya hanya nda makan ketupat buatan ibu sendiri…jadi??
Tahun ini perbedaan penentuan 1 Syawal terjadi lagi…..
Yach..di tengah2 kegembiraan Idul Fitri di beberapa tempat di Indonesia dilanda musibah seperti di Purwokerto dan Sumatera Barat…Innalillahi Wa Innalillahi Rajiun….
Hari Idul Fitri memang hari Raya utk kita..dan kita diperbolehkan utk bergembira dan bersukaria atasnya namun sudahkah kita menemukan esensi sebenarnya dari hari raya Idul Fitri?
ataukah selama ini esensi Idul Fitri bagi kita hanya baju baru, nda berpuasa lagi, mudik atau semacamnya??
Beridul Fitri tidak harus menyusahkan kita karena harus mempunyai kewajiban mudik dan bersilaturahmi kepada keluarga?? bukankah setiap saat jka mempunyai kesempatan maka kita harus menyambung tali silaturahmi…?Tidak harus baju baru kan..jika ada uang, maka baju pun bisa kita beli kapan saja kan??
yach…mungkin aktivitas2 "wajib" utk sebagia org menjelang Idul Fitri sudah tidak saya pegang utuh lagi…
Lebaran nda harus memaksakan pulang kan?? Silaturahmi nda harus pas Lebaran kan??
wa allahu alam
Jagania Karomu,….
Maudhy